Friday, September 9, 2011

Ini Aku...

Rini Anggraini S adalah nama seorang cewek kecil yang lahir pada tanggal 4 Maret 1993 di Kota Baubau, Pulau Buton Sulawesi Tenggara. Rini adalah anak kedua dari 3 bersaudara, Nining Syafitri adalah kakaknya dan Nala Fauziyah adalah adiknya. Rini Anggraini S biasa di panggil Rini, Arin ataupun Arini. Rini adalah seorang cewek tomboy, nakal dan aktif ketika masih kecil, ada sebuah Yayasan Pendidikan yang pernah menjadi saksi bisu kenakalan anak ini, TK Manuru, itu adalah TK dimana Rini pernah bersekolah tetapi tidak menamatkannya karena bosan dan ingin cepat-cepat menginjakkan kakinya di Sekolah Dasar. Ketika masih di TK Rini pernah mematahkan pensil milik TK tersebut karena mamanya pulang meninggalkannya sendiri belajar di TK.
Bukan hanya TK Manuru yang menjadi saksi bisu kenakalan seorang Rini, tetapi Sekolah Dasar (SD) Negeri 2 Nganganaumala juga pernah menjadi saksi bisu kenakalannya, ketika usianya menginjak  6 tahun, Rini sudah duduk di bangku SD sebagai murid pendengar, pendengar karena umurnya belum cukup dan orang tuanya ingin menuruti keinginannya untuk duduk di bangku SD, alhasil anak ini selalu meninggalkan kelas dan langsung pulang ketika Mata Pelajaran Agama dan Penjaskes masuk dengan alasan sakit, hal itu dia lakukan setiap hari selama dia duduk di bangku kelas 1, dan itu cukup membuat orang tua dan guru-gurunya bingung menentukan apa keinginan anak ini. Jangan salah, anak ini tidak selamanya melakukan tindakan itu, tiba-tiba saja dia sadar untuk sekolah dengan tekun hingga mendapatkan prestasi-prestasi yang cukup membanggakan kedua orang tuanya dan menjadi anak kesayangan guru-gurunya. Tapi sayang sekali, Rini tidak menamatkan sekolahnya di SD itu, bukan karena kejadian di TK terulang kembali, tetapi karena dia harus pindah sekolah di SD 1 Kadolomoko, dan di SD itulah dia menamatkan SDnya.
Kemudian Rini melanjutkan pendidikannya di SMP Negeri 1 Baubau, di SMP Rini tidak menampakkan kenakalannya seperti di SD, ketika duduk di bangku SMP Rini sudah mulai merubah sikap-sikap yang menurutnya tidak baik. Karena perubahan sikap yang drastis akhirnya ketika lulus Rini mendapatkan Keterangan Kelakuan Baik “BAIK”. Bukan karena unsur kesengajaan tetapi karena dia memang orang yang baik.
Lanjut, setelah lulus di SMP Negeri 1 Baubau, Rini kemudian melanjutkan pendidikannya di SMA Negeri 1 Baubau, SMA yang menjadi favorit di Kota Baubau. Ketika di SMA Rini aktif mengikuti Organisasi Siswa Intra Sekolah, di organisasi itu dia menjabat sebagai anggota seksi kesembilan yaitu seksi Pengembangan Teknologi Informasi. Boleh dibilang ketika SMA Rini disibukkan oleh berbagai kegiatan yang berhubungan dengan OSIS. Dan kesibukan itu pelan-pelan terhenti ketika Rini duduk di bangku kelas 3 SMA, dimana kesibukan itu harus difokuskan pada Ujian Akhir Nasional dan belajar giat agar bisa melanjutkan pendidikannya di Perguruan Tinggi Negeri. Hasil kerja kerasnya ketika  duduk di bangku SMA tidak sia-sia, karena nilai-nilai yang dia peroleh dapat meloloskannya masuk di salah satu Perguruan Tinggi Negeri favorit yaitu Universitas Hasanuddin Makassar, Fakultas Matematika dan Ilmu Pengetahuan Alam, Jurusan Matematika Program Studi Statistika melalui jalur SNMPTN Undangan, dan sekarang Rini masih menikmati sukaduka menjadi seorang mahasiswa di Perguruan Tinggi Negeri tersebut.

1 comment:

iam said...

Wah tanggal lahirnya beda 2 hari sama saya :D